Wednesday, 18 November 2015

Tips Membuat Kue Nastar Keranjang



Kue nastar merupakan salah satu jajanan kue kering yang dibuat dari campuran tepung terigu, Blueband, telur dan di sisi dengan berbagai jenis selai rasa buah. Bentuk kue ini seringnya berbentuk bulat dengan diameter kurang lebih 2 cm. Selain bentuk nastar yang bulat, seringnya ia juga dihias dengan menggunakan potongan cengkeh maupun buah kismis yang berada di atasnya.

Roti nastar biasanya dihidangkan pada saat hari besar seperti Idul Fitri, Natal, Idul Adha, bahkan hingga tahun baru Imlek, kue ini menghiasi meja di rumah. Kue ini dapat Anda temukan di toko kue yang dekat dengan rumah Anda maupun di pasar swalayan. Namun jika Anda malas membelinya, Anda bisa membuat sendiri kue ini.

Berikut cara membuat nastar keranjang:

Bahan:

  • 250 gram Blueband
  • 4 butir kuning telur
  • 100 gram gula halus
  • 4 sdm susu bubuk
  • 150 gram maizena
  • 800 gram tepung terigu
  • 100 gram selai buah sesuai dengan selera Anda
  • 5 butir kuning telur yang digunakan sebagai olesan

Cara membuat:


  1. Kocok Blueband, kuning telur beserta gula halus hingga adonan berubah menjadi sedikit pucat,
  2. Kocok selama kurang lebih 2 menit,
  3. Setelah adonan berubah menjadi agak pucat, Anda bisa menambahkan tepung maizena, serta susu bubuk, dan aduk hingga merata,
  4. Siapkan cetakan nastar dan olesi dengan menggunakan sisa Blueband,
  5. Ambil sedikit adonan yang telah Anda aduk secara merata, pipihkan dengan menggunakan telapak tangan, dan pindahkan ke cetakan nastar,
  6. Tekan secara perlahan agar ketebalan adonan lebih merata,
  7. Isi adonan dengan menggunakan selai buah yang telah Anda siapkan,
  8. Buat adonan dengan bentuk menyilang di atasnya,
  9. Olesi kembali dengan kuning telur,
  10. Masukkan ke dalam oven dan panggang selama kurang lebih 25 menit dengan menggunakan suhu kurang lebih 150 derajat,
  11. Setelah matang, dinginkan kue nastar terlebih dahulu. keluarkan dari cetakan dan susun ke dalam toples. Jangan lupa tutup toples secara rapat. Sajikan.

Monday, 15 June 2015

Mengenal Baju Gamis




Dunia fashion memang dunia yang sangat menarik untuk dibahas. Setiap tahun, para designer pasti sibuk membicarakan tren fashion selama setahun, mulai dari baju, sepatu , tas, hingga aksesori. Tak terkecuali di Indonesia, dunia fashion juga berkembang dengan pesat. Termasuk dalam perkembangan fashion yaitu tren bajugamis. Mungkin masih ada yang belum tahu baju gamis itu apa. Baju gamis adalah satu potong pakaian muslim wanita dengan model lurus, panjang dan longgar menutupi seluruh badan mulai dada hingga mata kaki. 

Baju gamis mempunyai fungsi agamis yang lebih kental dari pada fashion karena pada dasarnya baju gamis memang didasarkan oleh syariat Islam. Menurut syariat Islam, seoarang wanita muslimah hendaklah memakai baju yang tertutup dari kepala hingga mata kaki kecuali tangan, kaki dan wajah. Namun, baju yang dikenakan harus longgar, tidak mencetak bentuk tubuh dan menutupi bagian dada dan rambut. Demikianlah baju gamis dibuat sehingga memenuhi syarat baju syar’I wanita muslimah.
Dalam dunia fashion ada pula yang dinamakan long dress yang sekilas nampak sama dengan baju gamis namun sebenarnya tampak berbeda. Long dress memang baju panjang hingga mata kaki namun tidak semua long dress menutup bagian tubuh. 

Dengan semua perbedaannya, baju gamis maupun long dress bisa menjadi pilihan anda untuk tampil menawan, namun tetap sesuai dengan kebutuhan anda.

Monday, 8 June 2015

Beberapa Penyakit Yang Disebabkan Oleh Virus




Sering kali kita menonotn televisi dan melihat tayangan tentang penyakit aneh yang mungkin baru ita dengar. Memang dengan semakin berkembangnya populasi masyarakat, banyak virus bermunculan yang menyebabkan beberapa penyakit pada manusia. Sebagai referensi, ada bebepa penyakit yang disebabkan olehvirus, yaitu:

1.      Influenza. Sudah sangat umum bila penyakit yang satu ini cepat sekali penularannya. Hanya melalui komunikasi dengan penderita akan menularkan penyakit ini. Ciri-ciri gejala influenza adalah pilek, demam, hidung tersumbat, tenggorokan sakit, dan bersin-bersin.

2.      Kanker leher rahim
Penyakit yang satu ini menyerang wanita dan merupakan pembunuh nomer satu pada wanita. Kanker leher rahim disebabkan oleh virus human papiloma atau HPV; virus ini termasuk dalam kategori virus ganas karena memberlah dengan sangat cepat dan biasanya penderita baru menyadari setelah stadium lanjut. Gejala penyakit ini adalah keputihan yang tidak biasa, pendarahan post collus, pendarahan pasca menopause, adanya cairan keuningan, berbau yang bercampur darah.

3.      Cacar air
Penyakit ini disebabkan oleh virus Varicella-Zoster. Keunikan penyakit ini adalah manusia hanya akan terjangkit satu kali seumur hidup, namun  walaupun sudah pernah terjangkit harus tetap menjaga kesehatan dan kekebalan tubuh agar tetap terhindar. 

4.      Hepatitis
Penyakit hepatitis disebabkan oleh virus hepatitis A, B, non A dan non B. biasanya penyakit ini disebut dengan penyakit kuning atau liver karena memang menyerang hati dan kemudian menggangu sistem metabolisme tubuh.
Penyakit yang disebabkan oleh virus di atas memang berbahaya sehingga kapanpun dan dimanapun sangat dianjurkan untuk tetap menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh.



Sunday, 7 June 2015

Ukuran Pertumbuhan Anak Balita




Orang tua pasti akan selalu memperhatikan pertumbuhan anak balita. Apalagi, jika anak terlihat kurus, pasti orang tua akan bertanya tanya, kenapa kok bisa kurus? Muncullah rasa khawatir dalam benak mereka. Apakah anak yang terlihat dapat dikatakan sehat? Belum tentu, pasalnya anak dapat dikatakan sehat apabila emosi, jasmani, sosial serta kognitif juga dalam kondisi yang baik. Jika demikian berarti, anak mengalami pertumbuhan serta perkembangan sesuai usianya dengan optimal.
Ada parameter tertentu yang dapat mendeteksi apakah pertumbuhan buah hati anda sehat atau tidak, antara lain:


  • BMI atau Body Mass Index yakni parameter untuk skrining kasar obesitas pada anak. Pengukurannya yaitu dengan berat badan dibagi tinggi badan kuadrat,
  • LILA atau lingkar lengan atas untuk skrining kurang gizi. Ini dilakukan dengan melihat kekuatan tangan yang jarang digunakan oleh anak, biasanya menggunakan tangan kiri,
  • Tinggi badan ini biasanya dibandingkan dengan berat badan anak, jika sehat maka antara tinggi badan dan beratnya akan proporsional,
  • Berat badan sering dijadikan patokan sebagai acuan untuk melihat pertumbuhan buah hati.


Dengan begitu pertumbuhan anak balita dapat dikatakan sehat, jika sesuai parameter usia. Anda sebagai ibu harus rajin membuatkan makanan yang bergizi dan sehat untuk sang buah hati. Hal tersebut karena saat usia balita, antobodi anak terkadang masih rentan dengan penyakit. Jangan malu untuk bertanya kepada bidan atau dokter jika ada hal yang aneh dengan anak anda.